Pages

Subscribe:

Labels

Blogger templates

Blogger news

Rabu, 04 November 2015

Sukses Tanpa Modal Ijazah

Sebuah tulisan sebagai penyemangat untuk kawan semuanya, tidak sekolah bukanlah sebagai halangan untuk kreatif dan belajar, begitu banyak orang yang sukses tanpa memiliki gelar yang mumpuni, nah pada kesempatan kali ini saya merangkum beberapa orang yang sukses tanpa ijazah, semoga ini menjadi tambahan wawasan untuk kawan kawan semuanya,Sebuah gelar sarjana atau profesor mungkin adalah hal wajib yang dimiliki oleh seorang yang ingin sukses dan berpenghasilan besar. Akan tetapi tidak selamanya gelar itu menjamin seseorang itu sukses. Ada beberapa orang yang mampu sukses tanpa memiliki gelar, seperti orang dibawah ini, oke kita jelaskan satu persatu,

  1.   Adam Malik, Siapa yang tidak kenal beliau. Beliau ternyata tidak pernah menyentuh bangku sekolahan. 
  2. Abdullah Gymnastiar,  Sukses menjadi kiayi dan wirausahawan tanpa ijazah. Walaupun sudah lulus, tapi ijazahnya belum diambil hingga saat ini.
  3. Andrie Wongso, Sekolah Dasar Tidak Tamat, adalah gelar yang disandangnya saat ini. Masa kecil dan remajanya dilalui dengan membantu orangtuanya.
  4. Buya Hamka, Ia adalah seorang ulama, aktivis politik dan penulis Indonesia yang amat terkenal di alam Nusantara. Hamka mendapat pendidikan di Sekolah Dasar Maninjau hingga kelas dua.
  5. Hendy Setiono, Kini bisnisnya, Kebab Baba Rafi berkembang pesat dengan menu makanan utama kebab serta santapan ala koboi (burger serta hotdog). 
  6. M. H. Ainun Najib, Pendidikan formalnya hanya berakhir di Semester 1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM). Selebihnya Beliau jadi pengembara ilmu di luar sekolah hingga dia bisa jadi manusia dengan bermacam sebutan (multifungsi).  
  7. Ajip Rosid, Dia menolak ikut ujian karena waktu itu beredar kabar bocornya soal-soal ujian. Tidak jadi ikut ujian, karena ingin membuktikan bisa hidup tanpa ijazah. Dia yang tidak memiliki ijazah SMA , pada usia 29 tahun diangkat sebagai dosen luar biasa Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran. Lalu jadi Direktur Penerbit Dunia Pustaka Jaya, Ketua Ikapi Pusat, Ketua DKJ dan akhirnya pada usia 43 tahun menjadi profesor tamu di Jepang sampai pensiun.
  8. Purdi E Chandra, Kuliah di 4 jurusan yang berbeda. Hanya saja ia merasa tidak mendapatkan apa-apa dengan pola kuliah yang menurutnya membosankan hingga akhirnya dia nekad meninggalkan kuliahnya. Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) Primagama yang didirikannya bahkan masuk ke Museum Rekor Indonesia (MURI) 
  9. Bob Sadino, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri. 
  10. Andy F. Noya, Pimpinan redaksi Metro TV ini belum lulus sarjana. sejak kecil dia merasa jatuh cinta pada dunia tulis menulis. Kemampuan menggambar kartun dan karikatur semakin membuatnya memilih dunia tulis menulis sebagai jalan hidupnya. 
  11. Mark Zuckerberg, Pada 2004, Zuckerberg yang saat itu masih berada di tingkat dua memutuskan untuk keluar dari Harvard University. Dengan berani, dia pindah ke Silicon Valley untuk fokus membangun media sosial terbesar dunia, Facebook. Situs tersebut berkembang pesat dan berhasil mengantarkan Zuckerberg sebagai salah satu miliarder terkaya di dunia. Tanpa gelar sarjana, pendiri Facebook ini berhasil memiliki uang miliaran dolar
  12.  Evan Williams, Merasa waktu belajar di perguruan tinggi hanya buang-buang waktu, Evan Williams memutuskan untuk keluar dari University of Nebraaska. Dia lalu bergabung mendirikan Blogger yang kini telah diakuisisi Google. Williams menghabiskan waktu satu setengah tahun sebelum akhirnya memutuskan berhenti kuliah. Dia lantas meninggalkan Google dan mendirikan perusahaan sendiri, Odeo. Kini Williams menjabat sebagai CEO Odeo dan meraup pendapatan tinggi dari perusahaan tersebut. 
  13. Matt Mullenweg, Pendiri WordPress Matt Mullenweg keluar dari University of Houston pada 2004. Uniknya, saat berhenti kuliah dia merasa tidak ada masalah dengan seluruh studinya di sana. Di usia 20 tahun, dia telah mengembangkan situs WordPress dan dibanjiri tawaran pekerjaan dari sejumlah perusahaan teknologi dunia. Tapi kemudian dia berhenti bekerja dan bergabung dengan Automattic, perusahaan di balik WordPress. Kini situs tersebut mendapatkan 140 juta kunjungan per tahun. Sementara situs-situs Automatic dikunjungi sekitar 500 juta pengunjung setiap tahun. 
  14. Arash Ferdowsi, Pendiri DropBox, Ferdowsi keluar dari Massachusetts Institute of Technology pada 2007 stelah tiga tahun menuntut ilmu di sana. Dia berhenti kuliah untuk fokus mendirikan DropBox yang kini bernilai US$ 4 miliar. Perusahaan tersebut berjembang pesat dan telah digunakan ratusan juta orang. Ferdowsi berhasil menjadi miliarder di usia 27 tahun.
  15. David Karp, Tak lagi berpikir soal kuliah, David Karp memutuskan untuk keluar dari sekolah menengah tempatnya menuntut ilmu. Pada 16 tahun, dia memang telah menjadi manajer produk di UrbanBany, forum internet untuk orangtua. Dia lantas keluar dari Bronx Science pada awal 2001 untuk home schooling dan tak pernah merasakan duduk di bangku kuliah. Dari sana, dia mulai belajar membangun Tumblr. Perusahaan tersebut benar-benar mencuri fokusnya. Tak heran, kini Karp berhasil menjadi miliarder di usia yang masih cukup muda.